Skip to main content

Makna Berkeping Debu


Lirih berserakan pada kapsul rindu
Sia-sia lebur tak bernyawa
mengelokan luka
Tegukan itu terasa pahit 
Di dinding lidah yang sulit

Mulas pada perut yang meremas-remas rasaku
Aku bangun
menghempaskan selimut yang menjadi kulitku
Ocehanku porsi berkarat
Hariku tak terlihat

Tunggulah angin kelam membalas sikapmu
Tubuhku tetap berkompromi dengan rasa malam 
Sedikit berseteru kesakitan
Dalamku semakin ada
Maknaku terlalu dalam

Hanya cahayaku yang menyala kuasa
Sekali lagi, bibirku berkata merebut tak bermakna
Debu itu cukup menyumbat gugurku
Aku dalam tak bermakna

Malang, 3 Juli 2019

Popular posts from this blog

Seduhan Tentang Luka

Pagiku dingin  Siang menyelimuti  Dan Malampun mengigil Pesan yang meminang hatiku Pada jemari kepalsuan rindu Luka yang bertamu Pada semesta di semak-semak kebohongan Bagaimana dengan sandiwara yang berkonotasi tawa ?? Aku percaya Engkau mengelabui asam jiwa Kelam siapa kelam Bisikan pelan luka Hariku bertapa sembuh Tentang kata luka Dimana bait secangkir kopi hitamku berkenang Diikuti benci yang bersalam pulang Aku ingat, rasaku mendidih Ku angkat, sudah Lalu ku minum sendiri Luka ini cukup menyeduh Cukup, tawaku ingin menangis Malang, 28 Juni 2019

Sebuah Tulisan

Aku diabadikan oleh orisinalitas tulisan Tapi, itu hanyalah repetisi keadaan Menjadi gagasan sporadis persambatan dan arsip kenangan Cerita ini tertegun Dimulai dari perkenalan hingga berkolaborasi dengan pengikhlasan Menyangkutkan jantung, hati  dan mata kebetulan Sepertinya tulisanku begitu membosankan Baitnya tetap luka harian Antara aku, kau dan dia yang terkapar pada pena bentangan Akhirnya meratapi pada kertas putih menenangkan Tenang, ini hanyalah sedikit tulisan perasaan Fiksi diantara nanar kenyataan dengan waktu bertaburan Ini sebuah tulisan Malang, 24 Oktober 2019

Sedikit tahu tentang saya

  Nama saya Siti Khoirotun Nisak, bisa dipanggil Ninis atau Khoirotun terserah deh hehe. Aku asli kota Malang, tapi semoga nasibku tidak malangšŸ˜‹ Aku gadis 19 tahun yang sering berteman dengan kata, huruf, kalimat dan rindu. Aku suka menulis baru-baru ini, tepatnya dipenghujung tahun 2018, tapi aku suka puisi dan seni sejak SMA, menurutku, Seni adalah kebebasan kita dalam sesuatu tanpa peduli penilaian orang lain, dari hal-hal kecil yang diindahkan, intinya seni itu menghargai dalam kehidupan. Seni itu kawan, luka itu teman, bahagia itu sajak dan hidup ini adalah kisah :) pertanyaan yang sering terlontar saat aku membuat ig @kuseduhrindu pada tanggal 19 April 2019 1.Kenapa suka nulis, atau suka curhat? 2.Kok bisa tulisannya sastra? 3.Apakah sering luka? Baik aku jawab   Sebenarnya aku buat ig kuseduhrindu itu keisengan kertas dan pulpen yang mager, ehh aku maksudnya wkwk :D. Aku menulis, karena dengan menulis aku bisa meluapkan perasaan yang terjadi padaku, sek...